Dunia Berita – Bengkulu Utara – Kantor Pertanahan Kabupaten Bengkulu Utara terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Salah satu langkah terbaru yang dilakukan adalah pemanfaatan teknologi pemetaan digital berbasis 3D (tiga dimensi) untuk identifikasi properti.
Teknologi pemetaan 3D ini memungkinkan petugas pertanahan untuk melihat kondisi dan batas-batas tanah secara lebih detail dan akurat. Dengan tampilan tiga dimensi, masyarakat dapat memahami posisi dan ukuran bidang tanah mereka secara lebih jelas. Hal ini juga membantu dalam meminimalisir terjadinya sengketa batas tanah serta mempercepat proses pelayanan.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bengkulu Utara, Rahdian Suryo Anindito, S.Si, menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi ini merupakan bagian dari komitmen dalam mewujudkan layanan pertanahan yang transparan, modern, dan terpercaya. “Dengan adanya pemetaan digital 3D, masyarakat tidak hanya mendapatkan data dalam bentuk peta dua dimensi, tetapi juga dapat melihat representasi yang lebih nyata dari properti mereka,” ujarnya.
Penerapan pemetaan digital berbasis 3D ini juga sejalan dengan program transformasi digital di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), yang bertujuan untuk memberikan kepastian hukum atas tanah sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik.
Dengan inovasi ini, Kantor Pertanahan Kabupaten Bengkulu Utara berharap dapat memberikan pelayanan yang lebih cepat, akurat, dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. (ADV Amunt)
