Banjir Bandang Terjang Bengkulu Utara, 4 Jembatan Putus

Dunia Berita-Arga Makmur – Hujan lebat yang melanda Bengkulu Utara, Bengkulu pada hari Rabu (5/3) dari pagi sampai malam dengan intensitas tinggi menimbulkan seluruh sungai di Kabupaten meluap.

“Iya, ada dua jembatan putus dan beberapa jembatan lagi mengalami rusak berat” ujar Ali pegawai BPBD Bengkulu Utara Kamis (6/3) sewaktu dihubungi penulis melalui telepon.

Ali Hanafiyah BPBD Kab. Bengkulu Utara

“Banjir ini dipicu hujan deras dari pagi sampai malam lebih dari 5 jam membawa material lumpur dan kayu, berdampak pada masyarakat sekitar aliran sungai. Dan ini juga disebabkan kabupaten Kabupten Lebong yang merupakan hulu sungai hujan lebat dan banjir” ujar Ali melanjutkan.

“Akibat cuaca ektrem dengan intensitas sedang sampai lebat menyebabkan sungai-sungai di Bengkulu Utara mengalami banjir dan banjir bandang” Ujar Evi Fitriani Ka. BPBD Kabupaten Bengkulu Utara Kamis (6/3).

Pihaknya masih melakukan pendataan terkait rumah yang terendam banjir dan belum ada Laporan korban jiwa atas kejadian tersebut.

Berdasarkan laporan BPBD Bengkulu Utara, sebanyak 11 rumah terendam banjir di Desa Rena Jaya akibat meluapnya sungai serangai. Empat jembatan hilang dibawa banjir yaitu Jembatan Lubuk Gedang, Jembatan Seberang Tunggal, Jembatan padang Kala dan Jembatan Lubuk Gading, dan ada juga jembatan yang tinggal kerangka besinya saja/tidak bisa dilewati (Jembatan kualangi) sedangkan 2 Dua Jembatan yaitu Jembatan Ulak Tanding dan Jembatan Padang Bendar rusak berat, hanya bisa dilewati orang, jembatan Pagardin kondisinya miring.

Terkait jembatan putus, Raden said kades lubu gading membenarkan hal tersebut. “Ya, jembatan kami yang menghubungkan Lubuk Gading dengan Kota Agung di Sungai Tanjung Agung hilang terbawa banjir bandang” ujarnya sewaktu dihubungi Penulis Kamis (6/3).

Hingga saat ini hujan dengan intensitas sedang masih terjadi di Kabupaten Bengkulu Utara dan TRC BPBD Bengkulu Utara telah menurunkan 2 tim menuju 8 desa tersebut untuk berkoordinasi dengan pemerintah desa, dan Kecamatan. (ADV Amunt)